(82-10) 6441-2903

Landasan Organisasi

Home . About .Landasan-Organisasi

PPI dan PERPIKA

PPI atau Perhimpunan Pelajar Indonesia adalah sebutan yang sudah lazim digunakan untuk mendeskripsikan organisasi  pelajar Indonesia di luar negeri. Penggunaan kata PPI atau semacamnya tersebar di seluruh dunia bahkan sebelum kemerdekaan Indonesia. Asal-usul dari nama PPI sendiri bisa ditarik kembali ke tahun 1925 di Belanda dimana organisasi pelajar di sana yang sebelumnya menggunakan bahasa Belanda, Indonesische Vereeniging, mengubah namanya menjadi Perhimpoenan Indonesia. Salah satu tokoh ternama organisasi ini adalah Bung Hatta. Kata PPI kemudian menyebar secara independen ke seluruh dunia berkat kepopulerannya.

Ada pula negara-negara yang tidak menggunakan kata PPI, contohnya organisasi pelajar di Amerika Serikat yang menggunakan nama PERMIAS, Thailand yang menggunakan nama PERMITHA, dan tentunya Korea Selatan yang menggunakan nama PERPIKA.

PPI DUNIA

Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) didirikan di Konferensi International Pelajar Indonesia (KIPI) yang diadakan di kampus Universitas New South Wales (UNSW), Sydney, Australia pada tanggal 9 September 2007. Saat itu belum ada koordinator secara perorangan, namun acara ini menjadi cikal bakal PPI Dunia.[1]

Embrio utamanya adalah acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) periode 2006-2008 yang mengangkat tema “Membangun Daya Saing Bangsa: Pulang atau Mengabdi dari Jauh”. Dibuka oleh Menpora Adiyaksa Dault dan ditutup oleh Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar.

Dalam pertemuan ini 13 makalah riset mahasiswa yang terkait dengan tema utama konferensi dipresentasikan dan diskusikan untuk melihat bagaimana dan sejauh apa fenomena brain drain diaspora berdampak terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara serta bagaimana merumuskan paham nasionalisme baru yang lebih relevan dan kontekstual dengan kondisi kekinian. Sehingga dibentuklah jaringan global komunitas Indonesia di luar negeri, PPI Dunia yang saat pendeklarasian dilakukan oleh tujuh PPI Negara (Australia, India, Malaysia, Italia, Mesir, Belanda dan Jepang).

Organisasi yang diinisiasi sejak 2007, baru dapat dikatakan terbentuk keorganisasiannya pada tahun 2010, kala pelaksanaan Simposium Internasional PPI Dunia dilaksanakan di KBRI London pada tanggal 24 Oktober 2010. Sebanyak 6 orang pimpinan siding kala itu (Victoria Sabon-Permira, Andrew Sutedja-PPI UK, Wikan Danar Sunindyo-PPI Belgia, Febry H.J. Dien-PPI Australia, Ananda Setya Ivananto-PPI Jepang dan Dadan Maulia Darmawan-PPI Timur Tengah) sepakat menandatangani Deklarasi Aliansi Pelajar Indonesia se-Dunia atas nama seluruh peserta yang hadir.

Setelah itu, Simposium PPI Dunia diadakan di Malaysia pada Februari 2012. Saat itu disepakati untuk pembagian wilayah per kawasan yaitu Asia-Oceania, Amerika-Eropa, dan Timur tengah-Afrika. Latar belakang pembagian wilayah tersebut diantaranya adalah banyaknya PPI Negara yg memiliki keterbatasan untuk hadir di simposium maka dengan ada koordinator kawasan bisa membawa aspirasi PPI Negara yang berhalangan hadir, sinergi PPI sekawasan dalam kegiatan dan gerakkan karena daerah yang berdekatan, culture pendidikan yang berbeda antar kawasan, membantu kawan-kawan PPI yang tidak ada PPI negara atau yang belum terbentuk untuk dibentuk ke level Negara, dan meningkatkan daya tawar dan peran PPI Negara se-kawasan.

PPI Dunia Kawasan (PPIDK)
PPI Dunia Kawasan dibentuk untuk sebagai perwakilan dari PPI Negara yang seringnya tidak bisa hadir ketika diadakan Simposium Internasional. Pembentukan dan pembagian dalam 3 PPIDK diadakan pada Simposium PPI Dunia di Kuala Lumpur februari 2012. 3 PPIDK tersebut adalah PPIDK Amerika dan Eropa, PPIDK Timur Tengah dan Afrika, serta PPIDK Asia dan Oseania. 

PPI Kawasan Asia dan Oseania

Perhimpunan Pelajar Indonesia di kawasan Asia-Oseania disebut juga PPIDK Asiania terdiri dari 17 PPI Negara dari Kazakhstan paling barat hingga Selandia Baru paling timur. Daftar negara PPI Negara di Kawasan Asia & Oseania:

  1. PPI Australia
  2. PPI Bangladesh
  3. PPI Brunei Darussalam
  4. PPI Filipina
  5. PPI India
  6. PPI Jepang
  7. PPI Kazakhstan
  8. PERPIKA (Korea Selatan)
  9. PPI Kyrgyzstan
  10. PPI Malaysia
  11. PPI New Zealand
  12. PPI Singapura
  13. PPI Sri Lanka
  14. PPI Taiwan
  15. PERMITHA (Thailand)
  16. PPI Tiongkok
  17. PPI Vietnam

PERPIKA Wilayah

Pada perkembangannya saat ini PERPIKA memiliki tiga cabang yaitu:

  1. PERPIKA Wilayah I yang menaungi daerah Seoul, Incheon, Gyeonggi, dan Gangwon.
  2. PERPIKA Wilayah II yang menaungi daerah Daejeon, Sejong, Chungcheongnam, Gwangju, Chungcheongbuk, Jeollanam, Jeollabuk, dan Jeju.
  3. PERPIKA Wilayah III yang menaungi daerah Busan, Ulsan, Daegu, Gyeongsangbuk, dan Gyeongsangnam.

PERPIKA juga berkerja sama dengan komunitas-komunitas mahasiswa Indonesia di masing-masing kampus di Korea Selatan. Hubungan ini bisa terjalin dengan adanya penanggung jawab kampus utusan PERPIKA yang kami sebut PJ Kampus.

Shopping Basket